Harus mempercayai orang yang tidak percaya pada saya itu menyakitkan.
Sahabat.
Bahkan ketika saya mengetahui titik lemah mereka, kejelekan mereka, hal paling menyebalkan dalam diri mereka... saya masih menaruh percaya. Bahwa mereka adalah sahabat. Mereka mau mendengar.
Walau sebenarnya tidak.
But why can't they still trust me when they finally knew my point of weakness. My ignorance. My flaws.
Selasa, 19 Februari 2013, 22:48.
R e a l i z i n g
Yuri

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Comments