2/19/2013

Percaya

Saya tipe orang yang suka mengambil kesimpulan dalam hati. Saya sangat, bahkan mungkin terlalu, peka. Dan entahlah, mungkin ini salah semesta. Atau mungkin juga salah saya yang tidak bisa menjadi orang yang mampu mendengar dan memberi pundak untuk bersandar. Saya mungkin terlalu tajam dan realistis untuk masalah orang lain. Sehingga bahkan orang yang paling saya percaya untuk menceritakan ini-itu... pudar.

Harus mempercayai orang yang tidak percaya pada saya itu menyakitkan.

Sahabat.
Bahkan ketika saya mengetahui titik lemah mereka, kejelekan mereka, hal paling menyebalkan dalam diri mereka... saya masih menaruh percaya. Bahwa mereka adalah sahabat. Mereka mau mendengar.
Walau sebenarnya tidak.

But why can't they still trust me when they finally knew my point of weakness. My ignorance. My flaws.


Selasa, 19 Februari 2013, 22:48.
R e a l i z i n g
Yuri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments