Jadi hari ini tuh sekolah gue secara resmi menyelesaikan UKK alias Ujian
"Selesailah sudah penderitaanku"
atau
"AKU BEBAS!"
atau
"Selamat tinggal ujian-ujian nyebelin"
atau
"Aku lapar"
Oke, yang paling terakhir emang rada gak nyambung sih.
Tapi mungkin artinya, anak-anak sekolah gue tuh ngerasa lega aja gitu. Perjuangan mereka selama semester terakhir ini tuh berakhir di sini. Makanya pada nulis status kayak gitu. Termasuk gue. Pas bel tanda waktu habis tadi gue udah lega banget. Lagian pelajaran paling terakhir juga Bahasa Jepang dan lumayan gampang ngerjainnya. Jadi 10 menit terakhir gue udah bengong-bengong sendiri. Waktu lembar jawabannya dikumpul, gue langsung ngeluarin HP dan mencurahkan kebebasan gue di twitter. Twitter emang diary paling setia #pelukcium
Kemudian datang kabar yang mengawali kebetean gue hari ini.
Katanya anak-anak kelas gue ngumpul gitu soalnya guru bahasa Inggris mau ngumumin nilai hasil bahasa Inggris kelas kita. Okeh. Gue santai aja sih ya. Soalnya gue juga cukup menguasai bahasa Inggris #eaaa. Apalagi materi yang dikasih selama di kelas 10 ini. Menurut gue lumayan mudahlah. Dan prediksi gue sih, nilai bahasa Inggris gue yang paling rendah 80. Yang artinya, gue yakin nilai bahasa Inggris gue ada di antara 81-100.
Te-ta-pi,
kenyataan tidak berkata demikian.
Nama gue tuh di absen adanya di paling bawah. Jadi, deg-degan gue itu yang paling gak ada bandingnya deh diantara anak-anak yang lain. Dan yang bikin gue makin dag dig dug ser itu nilai temen-temen gue semuanya pada anjlok. Diantara temen-temen gue yang tiap hari belajar bareng gue kalo ujian, nggak ada yang nyampe KKM (75).
5 orang dibaca sebelum gue, nilainya jelek.
4 orang dibaca sebelum gue, nilainya bikin galau.
3 orang dibaca sebelum gue, nilainya nyesekkin.
2 orang dibaca sebelum gue, nilainya ancur.
1 orang dibaca sebelum gue, nilainya bikin hening cipta satu sekolahan.
Jengjengjeng...
Pas Ma'am Sihombing nyebut nama gue, rasanya gue pengen buru-buru kawin aja.
Ma'am Sihombing: Yurike Kaunang *ada hening sekitar 1 abad*, ENAM PULUH SEMBILAN.
Gue: *lagi nahan napas sambil nutup mata* *pas denger, gue buka mata* *napas gue gak dibuang-buang* *kecekek* *mati*
Temen-temen kelas gue: Haaaaaaaaaaaaah? *sambil natap gue dengan mulut kebuka kayak minta disumpel pake remot tivi*
Ma'am Sihombing: Yuri, what's going on with you?
Gue: *masih hening dalam ketercekekan*
Dan ya, begitulah.
Nilai Bahasa Inggris gue untuk UKK kelas 10 adalah ENAM PULUH SEMBILAN. Apa yang gue rasakan? Galau. Nyesek. Kecewa. Nggak percaya. Bingung. Lapar. Jatuh cinta. Entahlah. Campur aduk semuanya. Mungkin kalo gue denger angka 69 sebagai nilai UKK Fisika gue, it's yoweslah. Nggak heran. Tapi ini Bahasa Inggris, yaolooooh-_-
What's going on with me? I don't know either, Ma'am.
Jadilah waktu yang harusnya gue pake buat berleha-leha malah gue gunakan buat ikut remedial.
Raaaaaawwwwwrrrrrrrrrrrrrr. Galau kaaaaaaaan 3-|
Udahan ah. Bentar lagi gue banting juga ini PC!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Comments